Sore di stasiun kereta
Langit itu seperti memburuku
Kala aku senang dia
berwarna
Kala aku sedih dia kelam seperti tak berupa
Seperti katamu
Sore ini aku sendiri
Tidak seperti yang kuharapkan
Berdua bersamamu memburu langit dengan balutan jingga
Orang orang girang
Banyak yang berlalu lalang
Kereta juga bergantian datang
Ramai
Tetapi hatiku tidak
Duduk di sudut stasiun kereta
Fikiranku melesat
Secepat kereta yang meninggalkanku dalam balutan gelap pekat
Seandainya kamu disini mengahampiriku
Mengubah gundahku menjadi gairah
Tetapi kamu tidak
Resah ini ku lewati sendiri
Di tengah hiruk pikuk ibukota
Di keramaian yang tak pernah menjadikan hatiku damai
Di pelabuhan kereta tempat kesibukan dimulai
Aku sendiri
Senja kunikmati tanpa secangkir kopi
Tanpamu
Malam kuhamipiri
namun lidah ini tetap kelu untuk berucap rindu
Sore di stasiun kereta
Ternyata kau tak datang
