Jumat, 20 April 2018

#MYLIFE11 Semenjak Hari Itu


Semenjak hari itu ketika kamu bercerita tentang perasaanmu, aku merasakan rasa penyesalan yang dalam. Semenjak hari itu aku tidak lagi merasa memiliki jarak terhadapmu. Tapi bulan demi bulan berlalu ternyata apa yang aku tunggu menambah sebuah ragu. Semakin kesini, semakin tak pernah aku dapati sebuah kebenaran tentang perasaanmu.
Baiklah, aku akan melupakan sejenak harapan yang pernah tersemogakan. Terlupakan sejenak, namun pertemuan-pertemuan mulai mengangkat lagi rindu yang sudah tertanam dalam. Entah kita atau hanya aku memang belum bisa sepenuhnya lupa. Kita hanya sejenak melupakan jarak, mencari pelarian kemudian terlantun kembali lagu lama yang entah siapa yang menciptakan.
Aku menyesal membiarkanmu berlarut dalam ketidaktahuan sehingga membuat tanda tanya besar terngiang di kelapamu. Kurasa memang ruang yang membatasi dua perasaan itu masih ada. Buktinya, kau belum bisa melakukan analisa dan memecahkan rasa penasaranmu sendiri terhadapku. Tapi oke, mungkin bukan sepenuhnya salahmu(juga).
Kemudian waktu tidak mau tau. Dia berlalu tanpa membantu sedikitpun pergerakan(aku dan kamu). Hari hari selanjutnya kebekuan mulai terasa. Setiap percakapan yang tercipta semakin membuat sakit. Drama diatas drama aku menyebutnya. Dan sampai saat ini kita merasa malu setiap berucap, setiap pertemuan memunculkan keraguan baru yang membuat kita semakin jauh. Kita semakin tidak mengenali suasana yang ada, semakin jenuh tapi apa dayaku yang  hanya bisa memelihara rasa takut demi melindungi perasaan orang lain yang mungkin tidak kamu mengerti.
Tapi setidaknya kita sudah sama tahun bukan?  Walaupun, tidak pernah ada keberanian untuk mencoba.
Bintaro, 20 April 2018
-menjelang hari Kartini-

Senin, 02 April 2018

#MYLIFE10 Antara "kerja" dan "kuliah"


Hamdallah, minggu ini memasuki minggu-minggu terakhir Praktik Kerja Lapangan. Delapan minggu sudah bergelut dengan pekerjaan kantor(ceileh) dan tahu sedikit banyak gambaran untuk nanti ketika benar-benar memasuki dunia kerja.Amin
Setidaknya, ketika menjalani PKL inilah aku dapat merasaan perbedaan kontras antara bekerja dan kuliah . Disuruh milih yang mana antara kerja dan kuliah ya pilih dua duanya karena semua ada masanya kan? Hehe
Tapi, satu pesan yang pasti.... “Nikmatilah masa masamu di bangku kuliah, buatlah masa perkuliahan senyaman mungkin”. Nikmatilah masa-masa kamu bisa bangun siang, kuliah pagi 2 sks kemudian melanjutkan bunga tidur yang belum sempat berbunga hmm. Nikmatilah masa-masa kamu bisa pulang ke rumah ketika akhir pekan, bisa jalan jalan dan explore daerah-daerah baru, main kesana kesini sama temen-temen, nongkrong di kafe yang buka 24 jam,ngebolang sampe nginep di pantai/gunung, nongkrong di angkringan sampe jam 3 subuh..... Yasssshhh, semua itu pasti pernah kamu alami kan semasa kuliah?
Delapan minggu PKL dan aku selalu mengamati bagaimana perilaku pekerja(ya termasuk aku). Berangkat jam 7 sampe ke rumah lagi jam setengah 6, sampai rumah sudah capek. Lalu mandi makan sholat terus tidur, step by step nya gitu terus. Membosankan bukan? Ya tapi kita pasti mengalami fase itu. Belum lagi kalau sudah menikah, akan ada banyak hal yang diurus, akhir pekan juga dihabiskan bersama keluarga. Lalu, bagaimana jika kamu dan suami terpisah oleh jarak yang bisa dikatakan kalian hanya bertemu satu kali dalam sebulan? Ya sebenernya kita nggak tau bagaimana kehidupan kita kedepannya, hadapi dan jalani saja. Belum lagi masalah-masalah yang dihadapi di rumah, kerap sekali terbawa-bawa ke tempat kerja. Temen-temen yang menjengkelkan juga menanamkan benih kebencian sehingga pekerjaan kita menjadi terbebani. 12/24 jam dihabiskfan di kantor, jadi jangan menjadi sumber kebencian temen-temen kerja karena merekalah yang ditemui setiap harinya.
Pada dasarnya, tulisan ini dibuat hanya untuk “mengingatkan”, kamu jangan banyak ngeluh, nikmatin setiap proses dalam hidup kamu termasuk bagian dimana kamu dituntut untuk menyelesaikan pendidikanmu pada jenjang perkuliahan. Karena masa-masa ini tidak akan terulang kedua kalinya. Hargai setiap waktu luangmu, hargai orang-orang disekelilingmu. Karena nanti, ada masanya kamu tidak dihargai oleh orang sekelilingmu, kamu akan merindukan waktu untuk sekedar mengistirahatkan fikiran dari segala kehiruk-pikukan dunia.
Mencoba menikmati satu semester lagi yang tersisa..

Bengkulu,02 April 2018