Selasa, 22 Mei 2018

#MYHOLIDAY2 BANDUNG JUARA!


YASH, Bandung sepertinya menjadi pilihan yang tepat untuk menghabiskan libur pasca-uts semester genap kali ini.
perjalanan menuju Bandung
Berawal dari malam apa gitu gue lupa, kami mengobrol ringan bersama teman satu kos. Obrolannya seputar yahh kegabutan satu minggu ke depan karena long weekend akan segera datang. Lalu obrolan kami mengingatkan temen gue(Lay) sama salah satu temennya yang sedang menimba ilmu di salah satu universitas negeri idaman sejuta umat di Kota Kembang, Bandung. Singkat cerita, malem itu gue dan lay menghubungin beberapa orang untuk minta pencerahan mengenai transportasi menuju ke Bandung, ya nggak lupa juga ngehubungin temennya(Serli) mengenai waktu dan tempat di Bandung nantinya.
Si Serli free di minggu ini dan gue sama Lay langsung saat itu juga booking tiket PP(perginya naik Baraya, salah satu Travel Jkt-Bandung, +-80000. Pulangnya naik kereta, Stasiun Bandung-Stasiun Gambir,+-80000). Langsung cuss menuju tempat pembayaran terdekat dan kita langsung susun schedule buat long weekend ini.
Bandung tidak terlalu dingin malam itu, mungkin karena perjalanan kita yang melelahkan. Sebelum berangkat masih sempat-sempatnya masuk kelas satu mata kuliah(walaupun fikiran sudah tidak pada matkul tersebut). Dan first time banget gue ngerasain kecepatan mobil segitu tingginya di jalan tol( ya karena gapernah naik travel antar provinsi kali yah, dan gak ada jalan bebas hambatan juga di tempat gue hehe). Sedikit panik, tapi gapapalah, its an interesting trip.
Sambil terus memantau maps dan chat, akhirnya kami turun di indoma**t tidak jauh dari ITB (sesuai instruksi Serli, walaupun ngga ngerti itu beneran indo****tnya bukan hehe. Lanjut naik taksi online dan turun di dekat kos-kosan Serli. Finally, bisa ngerasain dinginnya Bandung malem itu setelah berberes-beres dan menyegarkan tubuh hehe. Besoknya, gue sama lay ditawarin buat campus tour gitu, mumpunglah disini, bisa liat-liat kampus insinyur-insinyur hebat di negeri ini ya walaupun pada akhirnya gue keinget sama sohib yang pernah mengidamkan kampus ini. Setelah melihat-lihat mahasiswa yang berolahraga di saraga, kami lanjut wisata kuliner di depan kampus. Sumpah, kalian harus nyobain banget semua jajanan disini, enaaaakkk!! Apalagi seblaknya, ter-enak sepanjang perseblakan yang pernah gue cobain hehe

Campus tour(?)
Dusun Bambu
Setelah itu, bingung mau kemana padahal sudah nge-list tempat yang mau didatengin, gue juga udah ngehubungin salah satu temen SMA dan dia ready buat nge guide-in kita. Tapi, pada akhirnya, gue dan lay jalan berdua doang meluncur ke daerah Lembang(Dusun Bambu). Modal nekat travelernya bangkit, tancap gas menggunakan motor perseneling temennya lay(lupa namanya,bukan Serli). Sorenya, kita ketemu nih sama temen sma gue terus lanjut deh keliling-keliling Bandung(Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika,trus foto-foto deh di tulisan Pidi Baiq yang hits banget itu hehe).
Besoknya, pagi-pagi banget, ditambah 2 personil lagi ( Serli dan Prih). Kami meluncur dari kawasan Dago menuju Lembang lagi, rencana selanjutnya yaitu Farm House dan The Lodge Of Maribaya. Di Farm House menyenangkan sekali, bayar tiket masuk 25K dan dapet susu segar plus bisa liat-liat view bagus di dalemnya, worth it lah pokoknya. Selepas dari Farm House, kita menuju The Lodge of Maribaya, dan perjalanan kesana melelahkan banget, kondisi jalan yang berdebu dan lagi perbaikan membuat kita ngomel terus selama perjalanan. Belum lagi, sampai disana penuh dengan lautan manusia sehingga bikin kita gak terlalu nikmatin tempat disana. Capek, mungkin akan lebih baik ke Maribaya di hari biasa(weekend terlalu rame, untuk foto juga banyak yang antre), but it’s okee!
The Lodge of Maribaya
            Setelah dari Maribaya, gue lupa kita ngelanjutin perjalanan kemana lagi, tapi sepertinya kita wisata kuliner lagi, terus istirahat, packing bersiap besok pagi lanjut perjalanan pulang ke Jakarta kereta jam 06.00 WIB karena harus mengejar kelas siang harinya. Bandung menyenangkan, orangnya bersahabat, lingkungannya juga, wisatanya apalagi. Tidak semacet Jakarta, tata kotanya semakin kesini semakin baik. Sepulangnya dari Bandung, ya gue dan lay berharap mungkin nanti bisa mengunjungi Bandung bagian selatan(Ranca Upas dan Kawah Putih). Atau mungkin nanti bisa ketemu seseorang who will stay with me someday, mahasiswa PTN favorit itu kan Lay, temen SMA (?) hehe buat gue aja deng.

Perjalanan setahun lalu,Mei 2017
baru bisa di upload setahun kemudian, 22 Mei 2018
di Waktu Indonesia Bintaro

Sabtu, 12 Mei 2018

#MYSTORY12 TENTANG PERASAAN


Sebuah peringatan datang
Mengisyaratkan beberapa  nasihat lama
Tidak sengaja datang saat malam aku sedang merasa tidak damai
Berhenti.
Yang tidak seharusnya berkembang jangan dipaksakan
Yang tidak seharusnya tumbuh jangan dibiarkan
Perasaan dipupuk bukan untuk sebuah permainan
Apabila hati dan mata menolak, berhenti
Jangan sesekali kamu merajut harapan
Lalu seseorang merasa tersakiti karena perasaannya tumbuh dengan subur pada tempat yang tepat
Ragu, iya
Karena kesempatan untuk membuka lebar-lebar dinding pertahanan hampir terbuang
Sebab itu memang tidak seharusnya
Sebab takut juga terus mengancam
Sebab hati ini sebenarnya sangat ingin bekerja sesuai porsinya
Dan jika
Tetap saja dilawan, bermain dengan resiko
Lalu kehancuran benar hampir terjadi
Mengalahlah, berhentilah merawat rasa yang sendirinya paham segala konsekuensinya
Sebentar
Mulai dari sekitar dua minggu yang lalu
Seperti melihat harapan pada seseorang
Masih abu-abu
Semoga tidak mencipta luka
Pada siapapun.

Bintaro, 13 Mei 2018

Minggu, 06 Mei 2018

#MYHOLIDAY1 JOGJA ISTIMEWA

jogja selalu memberikan kesan manis
terpanggil untuk datang dan datang lagi
disambut dengan hangat
dilepas dengan hati yang masih tertambat

jogja memberi cerita di setiap perjalanan yang ada
walaupun kenangannya tidak selalu indah untuk diulang
tapi aku selalu merasa tenang
alamnya tidak pernah mengecewakan
orang-orangnya juga, selalu memberi kehangatan
sehangat kopi yang banyak aku nikmati di sepanjang kaliurang

sempat terfikir untuk menikmati beberapa tahun kehidupan disini
bersama seseorang yang teristimewa
menghabiskan sore berjalan-jalan dipinggil sawah
sambil mampir ke kedai yang menyajikan makanan favorit kita berdua
sebuah pengharapan dan aku selalu berdoa untuk itu
diambil dalam perjalanan pulang dari hutan pinus

Desember 2017
aku merasa tepat untuk menghirup udara jogja lagi
tapi jogja tidak hujan kala itu, padahal aku rindu
kala itu aku lebih banyak menikmati matahari yang pergi ke peraduan
walaupun bukan bersama seorang yang selalu didoakan
diambil dari Candi Ijo,Yogyakarta

tapi, jogja belum mengizinkanku untuk menikmati indahnya sunset di Parangtritis
atau menggodaku dengan ombak Pantai Siung bersama gerimis
atau Pantai Sundak yang mungkin menggodaku untuk berpuitis.
sunset di Merapi

Jogja di penghujung tahun 2017, namun diungkapkan di Bintaro pada 6 Mei 2018..