Sabtu, 13 Oktober 2018

#MYSTORY13 SELAMAT!!!


Jarak membiarkan rindu berteriak
Merangkul ingatan di masa muda yang semerbak
Diam-diam saling mendoakan
Untuk dipertemukan pada masa yang direncakan
Ikatan itu pelan-pelan menguatkan
Tidak memberi cela pada insan yang tak bertuan
Walaupun akhirnya tak karuan
Karena hubungan jauh dari kata sepakat
Tidak ada satu perjanjian tapi saling mendekatkan
Memahami sisi-sisi yang tak terlihatkan

Macam orang-orang sekarang
Katanya tidak tapi iya,iya tapi entahlah,entahlah dan akhirnya doakan saja
Sedikit demi sedikit meratakan ketidaksamaan
Mencari akal untuk memahami
Menimang kata-kata yang ingin diucapkan
Menahan-nahan ego yang selalu berusaha mengalahkan
Pada kenyataannya kamu menjadi insan tidak berani dan tidak percaya diri

Lagi-lagi waktu
Lagi-lagi ego
Berkali-kali kamu tidak bisa melawan dirimu sendiri
Semoga kamu selamat
Berjuang sendirian dengan tuntutan waktu dan jarak yang dimakan zaman


Bintaro, 13102018

Selasa, 22 Mei 2018

#MYHOLIDAY2 BANDUNG JUARA!


YASH, Bandung sepertinya menjadi pilihan yang tepat untuk menghabiskan libur pasca-uts semester genap kali ini.
perjalanan menuju Bandung
Berawal dari malam apa gitu gue lupa, kami mengobrol ringan bersama teman satu kos. Obrolannya seputar yahh kegabutan satu minggu ke depan karena long weekend akan segera datang. Lalu obrolan kami mengingatkan temen gue(Lay) sama salah satu temennya yang sedang menimba ilmu di salah satu universitas negeri idaman sejuta umat di Kota Kembang, Bandung. Singkat cerita, malem itu gue dan lay menghubungin beberapa orang untuk minta pencerahan mengenai transportasi menuju ke Bandung, ya nggak lupa juga ngehubungin temennya(Serli) mengenai waktu dan tempat di Bandung nantinya.
Si Serli free di minggu ini dan gue sama Lay langsung saat itu juga booking tiket PP(perginya naik Baraya, salah satu Travel Jkt-Bandung, +-80000. Pulangnya naik kereta, Stasiun Bandung-Stasiun Gambir,+-80000). Langsung cuss menuju tempat pembayaran terdekat dan kita langsung susun schedule buat long weekend ini.
Bandung tidak terlalu dingin malam itu, mungkin karena perjalanan kita yang melelahkan. Sebelum berangkat masih sempat-sempatnya masuk kelas satu mata kuliah(walaupun fikiran sudah tidak pada matkul tersebut). Dan first time banget gue ngerasain kecepatan mobil segitu tingginya di jalan tol( ya karena gapernah naik travel antar provinsi kali yah, dan gak ada jalan bebas hambatan juga di tempat gue hehe). Sedikit panik, tapi gapapalah, its an interesting trip.
Sambil terus memantau maps dan chat, akhirnya kami turun di indoma**t tidak jauh dari ITB (sesuai instruksi Serli, walaupun ngga ngerti itu beneran indo****tnya bukan hehe. Lanjut naik taksi online dan turun di dekat kos-kosan Serli. Finally, bisa ngerasain dinginnya Bandung malem itu setelah berberes-beres dan menyegarkan tubuh hehe. Besoknya, gue sama lay ditawarin buat campus tour gitu, mumpunglah disini, bisa liat-liat kampus insinyur-insinyur hebat di negeri ini ya walaupun pada akhirnya gue keinget sama sohib yang pernah mengidamkan kampus ini. Setelah melihat-lihat mahasiswa yang berolahraga di saraga, kami lanjut wisata kuliner di depan kampus. Sumpah, kalian harus nyobain banget semua jajanan disini, enaaaakkk!! Apalagi seblaknya, ter-enak sepanjang perseblakan yang pernah gue cobain hehe

Campus tour(?)
Dusun Bambu
Setelah itu, bingung mau kemana padahal sudah nge-list tempat yang mau didatengin, gue juga udah ngehubungin salah satu temen SMA dan dia ready buat nge guide-in kita. Tapi, pada akhirnya, gue dan lay jalan berdua doang meluncur ke daerah Lembang(Dusun Bambu). Modal nekat travelernya bangkit, tancap gas menggunakan motor perseneling temennya lay(lupa namanya,bukan Serli). Sorenya, kita ketemu nih sama temen sma gue terus lanjut deh keliling-keliling Bandung(Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika,trus foto-foto deh di tulisan Pidi Baiq yang hits banget itu hehe).
Besoknya, pagi-pagi banget, ditambah 2 personil lagi ( Serli dan Prih). Kami meluncur dari kawasan Dago menuju Lembang lagi, rencana selanjutnya yaitu Farm House dan The Lodge Of Maribaya. Di Farm House menyenangkan sekali, bayar tiket masuk 25K dan dapet susu segar plus bisa liat-liat view bagus di dalemnya, worth it lah pokoknya. Selepas dari Farm House, kita menuju The Lodge of Maribaya, dan perjalanan kesana melelahkan banget, kondisi jalan yang berdebu dan lagi perbaikan membuat kita ngomel terus selama perjalanan. Belum lagi, sampai disana penuh dengan lautan manusia sehingga bikin kita gak terlalu nikmatin tempat disana. Capek, mungkin akan lebih baik ke Maribaya di hari biasa(weekend terlalu rame, untuk foto juga banyak yang antre), but it’s okee!
The Lodge of Maribaya
            Setelah dari Maribaya, gue lupa kita ngelanjutin perjalanan kemana lagi, tapi sepertinya kita wisata kuliner lagi, terus istirahat, packing bersiap besok pagi lanjut perjalanan pulang ke Jakarta kereta jam 06.00 WIB karena harus mengejar kelas siang harinya. Bandung menyenangkan, orangnya bersahabat, lingkungannya juga, wisatanya apalagi. Tidak semacet Jakarta, tata kotanya semakin kesini semakin baik. Sepulangnya dari Bandung, ya gue dan lay berharap mungkin nanti bisa mengunjungi Bandung bagian selatan(Ranca Upas dan Kawah Putih). Atau mungkin nanti bisa ketemu seseorang who will stay with me someday, mahasiswa PTN favorit itu kan Lay, temen SMA (?) hehe buat gue aja deng.

Perjalanan setahun lalu,Mei 2017
baru bisa di upload setahun kemudian, 22 Mei 2018
di Waktu Indonesia Bintaro

Sabtu, 12 Mei 2018

#MYSTORY12 TENTANG PERASAAN


Sebuah peringatan datang
Mengisyaratkan beberapa  nasihat lama
Tidak sengaja datang saat malam aku sedang merasa tidak damai
Berhenti.
Yang tidak seharusnya berkembang jangan dipaksakan
Yang tidak seharusnya tumbuh jangan dibiarkan
Perasaan dipupuk bukan untuk sebuah permainan
Apabila hati dan mata menolak, berhenti
Jangan sesekali kamu merajut harapan
Lalu seseorang merasa tersakiti karena perasaannya tumbuh dengan subur pada tempat yang tepat
Ragu, iya
Karena kesempatan untuk membuka lebar-lebar dinding pertahanan hampir terbuang
Sebab itu memang tidak seharusnya
Sebab takut juga terus mengancam
Sebab hati ini sebenarnya sangat ingin bekerja sesuai porsinya
Dan jika
Tetap saja dilawan, bermain dengan resiko
Lalu kehancuran benar hampir terjadi
Mengalahlah, berhentilah merawat rasa yang sendirinya paham segala konsekuensinya
Sebentar
Mulai dari sekitar dua minggu yang lalu
Seperti melihat harapan pada seseorang
Masih abu-abu
Semoga tidak mencipta luka
Pada siapapun.

Bintaro, 13 Mei 2018

Minggu, 06 Mei 2018

#MYHOLIDAY1 JOGJA ISTIMEWA

jogja selalu memberikan kesan manis
terpanggil untuk datang dan datang lagi
disambut dengan hangat
dilepas dengan hati yang masih tertambat

jogja memberi cerita di setiap perjalanan yang ada
walaupun kenangannya tidak selalu indah untuk diulang
tapi aku selalu merasa tenang
alamnya tidak pernah mengecewakan
orang-orangnya juga, selalu memberi kehangatan
sehangat kopi yang banyak aku nikmati di sepanjang kaliurang

sempat terfikir untuk menikmati beberapa tahun kehidupan disini
bersama seseorang yang teristimewa
menghabiskan sore berjalan-jalan dipinggil sawah
sambil mampir ke kedai yang menyajikan makanan favorit kita berdua
sebuah pengharapan dan aku selalu berdoa untuk itu
diambil dalam perjalanan pulang dari hutan pinus

Desember 2017
aku merasa tepat untuk menghirup udara jogja lagi
tapi jogja tidak hujan kala itu, padahal aku rindu
kala itu aku lebih banyak menikmati matahari yang pergi ke peraduan
walaupun bukan bersama seorang yang selalu didoakan
diambil dari Candi Ijo,Yogyakarta

tapi, jogja belum mengizinkanku untuk menikmati indahnya sunset di Parangtritis
atau menggodaku dengan ombak Pantai Siung bersama gerimis
atau Pantai Sundak yang mungkin menggodaku untuk berpuitis.
sunset di Merapi

Jogja di penghujung tahun 2017, namun diungkapkan di Bintaro pada 6 Mei 2018..

Jumat, 20 April 2018

#MYLIFE11 Semenjak Hari Itu


Semenjak hari itu ketika kamu bercerita tentang perasaanmu, aku merasakan rasa penyesalan yang dalam. Semenjak hari itu aku tidak lagi merasa memiliki jarak terhadapmu. Tapi bulan demi bulan berlalu ternyata apa yang aku tunggu menambah sebuah ragu. Semakin kesini, semakin tak pernah aku dapati sebuah kebenaran tentang perasaanmu.
Baiklah, aku akan melupakan sejenak harapan yang pernah tersemogakan. Terlupakan sejenak, namun pertemuan-pertemuan mulai mengangkat lagi rindu yang sudah tertanam dalam. Entah kita atau hanya aku memang belum bisa sepenuhnya lupa. Kita hanya sejenak melupakan jarak, mencari pelarian kemudian terlantun kembali lagu lama yang entah siapa yang menciptakan.
Aku menyesal membiarkanmu berlarut dalam ketidaktahuan sehingga membuat tanda tanya besar terngiang di kelapamu. Kurasa memang ruang yang membatasi dua perasaan itu masih ada. Buktinya, kau belum bisa melakukan analisa dan memecahkan rasa penasaranmu sendiri terhadapku. Tapi oke, mungkin bukan sepenuhnya salahmu(juga).
Kemudian waktu tidak mau tau. Dia berlalu tanpa membantu sedikitpun pergerakan(aku dan kamu). Hari hari selanjutnya kebekuan mulai terasa. Setiap percakapan yang tercipta semakin membuat sakit. Drama diatas drama aku menyebutnya. Dan sampai saat ini kita merasa malu setiap berucap, setiap pertemuan memunculkan keraguan baru yang membuat kita semakin jauh. Kita semakin tidak mengenali suasana yang ada, semakin jenuh tapi apa dayaku yang  hanya bisa memelihara rasa takut demi melindungi perasaan orang lain yang mungkin tidak kamu mengerti.
Tapi setidaknya kita sudah sama tahun bukan?  Walaupun, tidak pernah ada keberanian untuk mencoba.
Bintaro, 20 April 2018
-menjelang hari Kartini-

Senin, 02 April 2018

#MYLIFE10 Antara "kerja" dan "kuliah"


Hamdallah, minggu ini memasuki minggu-minggu terakhir Praktik Kerja Lapangan. Delapan minggu sudah bergelut dengan pekerjaan kantor(ceileh) dan tahu sedikit banyak gambaran untuk nanti ketika benar-benar memasuki dunia kerja.Amin
Setidaknya, ketika menjalani PKL inilah aku dapat merasaan perbedaan kontras antara bekerja dan kuliah . Disuruh milih yang mana antara kerja dan kuliah ya pilih dua duanya karena semua ada masanya kan? Hehe
Tapi, satu pesan yang pasti.... “Nikmatilah masa masamu di bangku kuliah, buatlah masa perkuliahan senyaman mungkin”. Nikmatilah masa-masa kamu bisa bangun siang, kuliah pagi 2 sks kemudian melanjutkan bunga tidur yang belum sempat berbunga hmm. Nikmatilah masa-masa kamu bisa pulang ke rumah ketika akhir pekan, bisa jalan jalan dan explore daerah-daerah baru, main kesana kesini sama temen-temen, nongkrong di kafe yang buka 24 jam,ngebolang sampe nginep di pantai/gunung, nongkrong di angkringan sampe jam 3 subuh..... Yasssshhh, semua itu pasti pernah kamu alami kan semasa kuliah?
Delapan minggu PKL dan aku selalu mengamati bagaimana perilaku pekerja(ya termasuk aku). Berangkat jam 7 sampe ke rumah lagi jam setengah 6, sampai rumah sudah capek. Lalu mandi makan sholat terus tidur, step by step nya gitu terus. Membosankan bukan? Ya tapi kita pasti mengalami fase itu. Belum lagi kalau sudah menikah, akan ada banyak hal yang diurus, akhir pekan juga dihabiskan bersama keluarga. Lalu, bagaimana jika kamu dan suami terpisah oleh jarak yang bisa dikatakan kalian hanya bertemu satu kali dalam sebulan? Ya sebenernya kita nggak tau bagaimana kehidupan kita kedepannya, hadapi dan jalani saja. Belum lagi masalah-masalah yang dihadapi di rumah, kerap sekali terbawa-bawa ke tempat kerja. Temen-temen yang menjengkelkan juga menanamkan benih kebencian sehingga pekerjaan kita menjadi terbebani. 12/24 jam dihabiskfan di kantor, jadi jangan menjadi sumber kebencian temen-temen kerja karena merekalah yang ditemui setiap harinya.
Pada dasarnya, tulisan ini dibuat hanya untuk “mengingatkan”, kamu jangan banyak ngeluh, nikmatin setiap proses dalam hidup kamu termasuk bagian dimana kamu dituntut untuk menyelesaikan pendidikanmu pada jenjang perkuliahan. Karena masa-masa ini tidak akan terulang kedua kalinya. Hargai setiap waktu luangmu, hargai orang-orang disekelilingmu. Karena nanti, ada masanya kamu tidak dihargai oleh orang sekelilingmu, kamu akan merindukan waktu untuk sekedar mengistirahatkan fikiran dari segala kehiruk-pikukan dunia.
Mencoba menikmati satu semester lagi yang tersisa..

Bengkulu,02 April 2018

Selasa, 20 Maret 2018

#MYLIFE9 Random POST!


sudah 2018, semakin hari umur semakin bertambah wkwkwk pengingat aja si.
2018 ya kerasa cepet bgt sumpah udah semester tua. Udah 2 bulan di rumah bcs pkl, kangen bintaro,kampus,dan seisinya tapi serius gw blm siap tugas akhir( gitu mulu si). Hehee , 8 minggu PKL ya mayan kegambar lah ya dunia kerja gimana. Udh kebayang dikit si kira2 ntar bakal begini begitu....
Sekarang si teritung pkl nya 2 minggu lagi which is 2 mggu lg jg gw balik bintaro, tugas akhir blm dicicil, blm nyicil yang lain2 jugaaa tapi seneeeeng bcz udh smt 6. Its mean bentar lagi lulus yuhuuuuuu !
Tapi lumayan sedih juga bbrp hari yg lalu liat penempatan kating huhu, yg homebase dr taun ketaun bisa itungan jari, w gmn L ah selo si selagi masi ada listrik sm jaringan sans ae gasi hehe tapi tau deh ntar thn depan. Mungkin w bisa ngekek2 sendir jg liat tulisan ini.
Mau cerita banyak sbenernya di blog ini tp saking banyaknya cerita jadi pas nulis w jd lupa ada kejadian apa aja, post terakhir aja juli 2017. Hehe yang jelas gada nambah doi lah ya, masi dalam pencarian jg ni ,susah cari yang pas(alesan ajasi). Gadeng, emg susah wkwk tp inshaallah lah ya dibukakan pintunya lebar2. . semester  6 doanya semoga dosennya enak2 plus dilancarin tugas akhir sampe wisuda, ojt+penempatannya bagus2, ketemu temen2 baruuuu. Oiya kemaren akhir thn sempet ke jogjaaa tp blm sempet nulisL yang jelas masi falling in love aja sama tu kota. Msh berharap bs balik kesana lagii wkwwk.
Dan satuuu lagiiiii w kangen ngetrip ihhhh ,kangen jalan jalan nyolo si alias sendiriii heehee tp pengen jalan sama temen2 jugaaaaaa. Nabungggg nabunggg yok nabung hehe
Tujuan nulis blog gini si supaya enak kalo ngebacanya berpuluh tahun lagi , tau lah yah jaman now apa2 internet. But sori2 aja nih klo ada yg rada risih kalo ngebaca ehehehehe krna emg link nya ada di ig jugaaaaa.
Intinya, 2017 menyenangkan dan semoga 2018 lebih menyenangkan dan membahagian !!!!!!!!!!
Bengkulu, 20 Maret 2018(sekarang si lagi dengerin lagu keliru yang versi monita hehe)

#MYLIFE8 searching


Aku berusaha memberikan pengingat pada diriku, bukan hanya tentang bagaimana hidup ini seharusnya aku jalani tetapi bagaimana perubahan perubahan pada lingkungan dapat tersesuaikan oleh diriku yang sungguh minim kepekaan. Dari dulu aku berkata bahwa aku mencari jati dari, mencari yang bener-benar ingin menyatu dalam satu visiku, kesatuan, ke”sejiwaan”. Hmmm
Menemukan atau ditemukan, aku hmm (bukan pasrah), tapi lebih kepada berserah karena lelah untuk mencari jati diri yang sejiwa seperti yang dulu aku inginkan.
Kemanapun kamu mencari, satu hal yang harus kamu ingat : bahwa mencari tidak hanya mengedapankan apa yang menjadi targetmu dalam pencarian. Dalam pencarian, pasti ada yang terlibat dalam setiap proses entah itu figuran atau memang dialah “penuggu” yang sabar menanti setiap proses pencarianmu.
Hargai setiap prosesnya, amatilah siapa yang berperan di dalamnya. Jangan berfokus pada hasil. Semoga cepat menemukan.