Welcome Routinity!
Setelah
libur lebar-an 2 minggu dan sekarang harus kembali berjuang . Berjuang !!!!
Yeeeeh , berjuang !!!!!! sebenernya, banyak yang ingin ditulis, kemarin(ketika
liburan). Namun, ketika sudah dihadapkan dengan layar laptop, semuanya byaaaaarrrrr
lupa begitu saja.
Ohya,
selain itu banyak juga pembelajaran yang didapat ketika liburan, mulai dari
petuah petuah ringan dari saudara saudara dan orang tua sampai dengan
pelajaran/ceramah yang bergema dimana-mana ketika Ramadhan.
Ketika
kesempatan pulang yang hanya beberapa minggu dalam setahun, terkadang ada
perasaan sedih dan ingin kembali ke masa-masa dulu, dimana bisa menghabiskan
waktu berlama-lama dengan kedua orang tua, bisa membantu dan menemani orang tua
kemana-mana(walau belum sepenuhnya). Sekarang, terasa susah, 20/365 tidak adil
memang tapi begitulah fase tiap fase kehidupan yang dilewati, semakin bertambah
umur semakin mendewasakan kita seharusnya. Namun, aku pribadi masih egois,
bahkan masih belum mandiri untuk anak seumurku.
Merasa
sedih dan tersadar sebentar ketika banyak yang bercerita tentang perjuangan ibu
membesarkan anak-anaknya, tentang berapa beban yang harus dipikul seorang ibu
dan ayah juga tentunya dalam mendidik dan menjaga(membesarkan) anaknya. Mulai
dari 9 bulan ibu membawa beban berat kemana-mana(tapi ibu tidak menganggapnya
beban). Anaknya 3, 3 kali juga ibu melakukan pengorbanan besar(memandikan,
bagaimana caranya air tidak masuk ke telinga, menggendong kita kemana-mana,
mengajari berjalan, bagaiman berdiri, bagaimana membaca dan mengaji, tidak ada
kata jijik sedikitpun ketika ibu mengurus kita), ini adalah beberapa kalimat
yang aku dengar dari seseorang. Sedangkan ketika sudah berumur dan ringkih,
tiada satupun kemewahan yang orang tua harapkan, mereka hanya ingin doa, mereka
ingin mendapat kiriman doa-doa ikhlas dari anaknya . Mereka tidak minta mobil
mewah, tidak meminta rumah, tetapi mungkin sesekali mereka rindu, mereka ingin
meminta sedikit waktu kita untuk dihabiskan bersama, mungkin mereka juga ingin
kita hadir dikala mereka sakit , mereka mungkin ingin bercerita tentang hari
tua mereka di taman belakang rumah. Itu semua karena mereka rindu dan ingin
sedikit perhatian kita(beberapa cerita ini aku dapat selama pulang).
Kata orang tua juga, bagaimana dan dimanapun kita nanti,
jangan lupa mendoakan kedua orang tua, jangan lupa untuk pulang, jangan lupa
rumah, jangan lupa menyisihkan waktu untuk mereka walaupun hanya dengan obrolan
singkat, jangan lupa untuk selalu ada ketika mereka membutuhkan . Sekarang, umurku
sudah hampir kepala dua. Pulang kemarin , teman dan tetangga semasa kecil
dahulu banyak menebarkan kabar bahagia . Mulai dari kabar pertunangan mereka,
kabar pernikahan mereka, dan sayangnya lagi ketika kabar bahagia itu datang aku
tak bisa hadir untuk turut berbahagia.
Selain itu, seperti biasa banyak acara-acara buka bersama
ketika bulan Ramadhan . sayangnya, tak semuanya bisa kuhadiri karena memang aku
ingin banyak menghabiskan waktu di rumah. Banyak juga kekecewaan yang aku
dapatkan, kecewa karena terlalu banyak berharap pada manusia(curhat, hehe),
yaudah lupain!
Sekarang, H-13 UAS semester genap!! Saatnya untuk
mengumpulkan semangat untuk bangkit dan berjuang! See you next year……kampung
halaman!
Bintaro, 03 Juli 2017



